Pengertian Abses Perianal

abses anus adalah sekumpulan nanah dan abses perianal berarti adanya sekumpulan nanah
di bagian anus, pada umumnya adanya infeksi bakteri di dalam kelenjar kriptoglobular. Abses
perianal adalah jenis abses paling umum terjadi dari abses anus lainnya.Terjadinya infeksi
berkembang untuk memupuk nanah karena ketika bakteri masuk ke dalam tubuh, struktur
kekebalan akan melawan dengan sel darah putih di bagian yang sedang mengalami infeksi.
Apabila sel darah putih menyerang infeksi bakteri beberapa struktur jaringannya pun ikut mati
dan akan berbentuk lubang berisi nanah. Kini, nanah adalah serangkaian isi dari gabungan
dalam jaringan yang mati, sel darah merah, dan bakteri.
Dilansir dari halaman halodoc.com tanda-tanda yang terjadinya pada abses perianal, an tara
lain:


1. Benjolan serupa bisul terjadinya pembengkakan
2. Pembengkakan berwarna kemerahan dan hangat ketika diraba.
3. Rasa nyeri tiada henti.
4. Keluar nanah jika abses pecah.
Benjolan yang ada dalam anus saat pembengkakan, abses perianal dapat menimbulkan gejala,
seperti: demam, mengigil atau bahkan diare.Terjadinya abses karena adanya sumbatan pada
jaringan anus juga usus besar. Infeksi karena bakteri yang masuk dalam tubuh serupa pada
kelenjar-kelenjar anus. Dan bisa saja penyakit peradangan usus, dan trauma.

Pencegahan dari abses sebenarnya tidak ada cara khusus karena memang sulit penanganan
pada tahap terjadinya abses ini. Tapi setidakny masih ada beberapa cara untuk menghindari
resiko dari adanya faktor terkenanya abses perianal, antara lain:
1. Menjaga kebersihan
2. Jauhi hubungan seksual dengan anus
3. Konsultasikan masalah anus pada ahli
Terjadinya infeksi selalu ada tanda untuk mengukur seberapa kita menjaga lingkungan dan jika
masalah berlanjut lebih baik sering datangi dokter untuk di bahas.Penanganan yang paling awal
yakni dilakukan pembedahan operasi untuk menyedot benjolan bagian nanah hingga habis.
Adapula penderita yang telah melakukan operasi dengan rawat jalan jika abses di bagian luar
dan bila abses di bagian dalam maka pembedahan akan sangat memakan waktu dan sehabis
operasi penederita akan disarankan di rumah sakit untuk penangaban khusus terkait nanah.
Setelah menjalani operasi akan timbul rasa nyeri dan cara menghilangkannya cukup mudah
hanya dengan berendam di air hangat dalam posisi duduk 3-4 kali per hari dan kemudian akan
diresepkan obat rasa sakit. Pelunak feses guna mencegah dan mengobati sembelit. Setelah
menjalani operasi abses perianal di sarankan untuk menggunakan antibiotik untuk
menghilangkan gejala lain yang muncul.
Pada tahapan selesainya pembedahan tidak menutup kemungkinan jika nantunya abses bisa
kembali lagi dan pembentukan fistula. Terjadi luka yang membuat pembengkakan di daerah
anus. Memiliki lubang yang terbentuk dalam waktu 4 sampai 6 minggu setelah pengangkatan
abses dan diperlukan tindakan operasi.
Pemeriksaan dilakukan guna mengetahui dengan jelas infeksi bakteri dari penderita dan
selanjutnya dokter akan memeriksa bagian dubur penderita untuk mencoba memeriksa lebih
jauh jika abses sulit di lihat karena abses di bagian dalam pemeriksaan akan tetap di lanjutkan
dengan CT scan, MRI atau USG untuk mengonfirmasi lokasi abses lebih jelas. Segera melakukan
pengobatan dan dilakukannya pemeriksaan dengan tim ahli untuk membehentikan jaringan
infeksi bakteri yang akan menyebar pada tubuh usahakan mempercepat tidakan yang

disarankan oleh dokter agar tidak semakin parah. Pola hidup sehat juga sangat di perlukan jika
yang penderita melakukan pengobatan di rumah agar membantu mengatasi abses.