Cara Mengerem Motor Yang Baik Dan Benar Di Tikungan

 

Berkendara, pasti saja, ada prosedur. Selain memikirkan diri sendiri, mengemudi juga butuh memikirkan lingkungan.
Selain itu, kondisi kendaraan, kondisi tubuh serta konsentrasi diharapkan ketika mengemudi. Sebab, tak ada yg tahu apa akibat ketika berkendara.

Baca juga : IELTS Writing Task 2, IELTS Vocabulary, IELTS Essay

Lebih lanjut, yg tak lebih penting merupakan bagaimana pengemudi bisa mengendalikan kendaraannya. Terutama ketika mengendarai dua roda.
Karena itu, pengendara sepeda motor juga butuh tahu tutorial rem dengan baik. Karena ketika Kalian memperlukan pengereman darurat, tak sedikit orang-orang cenderung panik hingga Kalian menekan rem. Akibatnya, motor menjadi tergelincir serta jatuh.
Jadi, ini tak terjadi, Pengawal Keamanan Rider Suzuki, Johanes Lucky membahas bahwa pengemudi wajib menguasai tips itu dengan cara tiba-tiba.

Caranya, tutup dulu penutup gas serta tarik rem depan sepenuhnya. Dalam waktu split, pengemudi segera mendorong rem belakang sepenuhnya. Dalam situasi ini, pastikan kondisi motor serta posisi ban lurus, bukan switch alias switch.
Itulah mengapa Johanes melarang memperoleh kedua jari yg menempel pada tuas rem depan ketika mengemudi. Akibatnya, ketika pengereman, rem depan otomatis meremas, sementara tuas gas tetap aktif. Tentu saja ini tak akan berpengaruh serta menyebabkan slippage alias slippage.
Mengenai kepanikan ketika pengereman tiba-tiba, menurut Johanes, teknik pengereman ini butuh dilatih serta dibiasakan. Caranya, Kalian bisa melatih tips ini di jalan yg sepi, serta menaruhnya seakan-akan sedang dalam kondisi darurat serta wajib segera melakukan pengereman.
Jika Kalian semakin dilatih, Kalian akhirnya akan terbiasa. Ketika kondisi darurat terjadi, Kalian siap serta sanggup menanganinya dengan benar.
Meskipun ada kepanikan, refleks Kalian akan dipakai untuk pengereman sebab Kalian biasanya dilatih.

Leave a Reply