Meninggalkan Desain Interior yang Sempat Naik Ini!

Jaman terus berganti, demikian juga dengan popularitas yang terus silih berganti, tidak terkecuali popularitas desain interior. Cepatnya perubahan popularitas disebabkan banyak unsur, umpamanya temuan material baru, konsep baru yang lebih applicable, dan sebagainya.

Perubahan popularitas yang kencang membikin Anda seharusnya terus up-to-date supaya senantiasa kelihatan fresh! Dan seperti yang dirangkum dari, berikut yaitu lima popularitas desain yang sempat booming, melainkan mulai ditinggalkan dan jarang digunakan lagi.

Info Tentang Desain Interior : http://gemaintermulia.co.id/tip/tips-memilih-jasa-desain-interior-kantor/

1. Material kuningan

Pemakaian lapisan kuningan untuk furnitur sempat menjadi popularitas di kalangan pecinta dekorasi. Pada masanya, penerapan material kuningan membikin hunian kelihatan lebih mewah dan fancy. Melainkan sekarang popularitas kuningan mulai ditinggalkan, terjajah oleh konsep urban kontemporer yang lebih minimalis dan simpel.

Variasi material glossy seperti kuningan dianggap terlalu ‘heboh’ seandainya disandingkan dengan kecenderungan popularitas desain minimalis. Terlalu banyak memakai material kuningan juga membikin hunian kelihatan sumpek dan penuh.

2. Dapur terbuka

Konsep dapur terbuka pernah benar-benar diminati sebab dianggap lebih estetik daripada dapur tertutup. Melainkan baru-baru ini popularitas ini tidak banyak diterapkan, terutama untuk hunian konvensional. Alasan kebersihan dan kerapian menjadi unsur utama.

Banyak orang sekarang kembali memilih konsep dapur tertutup, melainkan dengan sedikit modifikasi open kitchen. Dengan semacam itu zona dapur konsisten bisa mendonasi skor keindahan tanpa menonjolkan sisi ‘kumal’ dapur.

3. Marmer

Popularitas marmer banyak digemari sebab bisa merubah tampilan hunian menjadi lebih mewah dan awet. Pada masanya sebuah hunian bisa memakai material marmer mulai dari dinding, lantai, sampai meja.

Melainkan baru-baru ini popularitas marmer telah tidak eksis lagi sebab terkesan ‘tua’ dan membosankan dilihat mata. Banyak orang mulai beralih pada material-material ringan yang lebih simpel.

4. Material tembaga

Sama halnya dengan kuningan, material tembaga sempat populer. Tidak cuma untuk aksesori fashion tetapi juga perabot dan pernak-pernik hunian. Namun penerapan tembaga yang terlalu banyak bisa mewujudkan kebosanan.

 

 

Baca Juga : http://gemaintermulia.co.id/tip/jasa-desain-interior/

Leave a Reply